Nasional

700 Bacaleg Urus SKCK di Polres Bojonegoro

Sumedang Media, Bojonegoro – Permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Bojonegoro dalam kurun waktu sepekan terakhir membludak.

Pemohon SKCK sebagian besar akan digunakan sebagai salah satu syarat pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) 2019.

Hingga saat ini, permohonan SKCK untuk bacaleg yang masuk mencapai 700 pemohon. Jumlah itu tercatat mulai satu minggu  terakhir. Diperkirakan, pemohon SKCK akan terus bertambah hingga hari terakhir pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro, yaitu pada 17 Juli 2018.

"Totalnya ada 700 lebih yang telah memohon penerbitan SKCK. Untuk pemohon sendiri bakal terus bertambah. Perkiraan saya, bacaleg yang akan memohon SKCK mencapai 800 pemohon," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, Jumat (13/7/2018).

Dari ratusan pemohon tersebut, dirinya tidak menjelaskan secara rinci. Namun sebagian besar  didominasi oleh pemohon bacaleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro. Selebihnya, pemohon bacaleg DPR RI dan Panwaskab.

Ary menyatakan, hingga saat ini belum ditemukan bacaleg yang tersandung perkara kriminal hingga berakibat tak dikeluarkannya SKCK.

Untuk mengantisipasi membludaknya antrean, pihaknya akan memaksimalkan kinerja personil yang ada. "Kami sudah siapkan personil berikut tambahan," ucapnya.

Dalam melayani para pemohon SKCK, kata Ary, tidak ada pengecualian atau pelayanan khusus. Baik itu warga umum maupun bacaleg dari calon bupati dan wakil bupati yang gagal. "Semua pemohon diperlakukan dan ditempatkan pada tempat yang sama dengan sistem antrean yang harus ditaati," tukasnya.[beritajatim]

Inilah

Warta Terbaru

To Top