Nasional

Fahri Pertanyakan Transparansi Pembelian Freeport

Sumedang Media, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan sumber dana pembelian saham PT Freeport Indonesia oleh pemerintah melalui PT. Inalum. Fahri pun meminta agar pemerintah jelaskan siapa sebenarnya yang membeli Freeport.

"Sebelum pemerintah bikin pengumuman, lebih baik dijelaskan dulu secara transparan ini yang beli siapa. Rp53 triliun itu uangnya dari mana dan kantong siapa,” kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jumat (13/7/2018).

Pasalnya lanjut Fahri, jika uang itu berasal dari PT Inalum, maka PT Inalum sendiri 60 persen asetnya sudah habis untuk konsorsium tambang pada tahun 2013. PT. Inalum saat ini merupakan induk holding BUMN tambang.

"Yang jelas itu tidak dari APBN. Uang itu kalau dari Inalum kan lebih dari 60 persen aset Inalum sendiri habis konsorsium tambang yang baru tahun 2013 diambil alih Pak SBY," tanya Fahri.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan Freeport Mc Moran Inc menyepakati pokok-pokok pelepasan saham (divestasi) 41,64 persen.

Dengan begitu, saham pemerintah saat ini menjadi 51 persen dari 9,36 persen. Kesepakatan awal divestasi saham itu dilakukan melalui penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT. Inalum dengan Freeport McMoran (FCX) dan Freeport Indonesia, Rio Tinto. [ton]

Inilah

Warta Terbaru

To Top