Nasional

Arsul Klaim Stafsus Pesantren Jokowi Usulan PPP

Joko Widodo

Sumedang Media, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) angkat bicara soal pengangkatan Abdul Ghofarruzin sebagai staf khusus bidang keagamaan domestik di pondok pesantren oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengklaim bahwa perlunya staf khusus untuk menjembatani antara Istana dengan pesantren merupakan usulan dari ketua umum Romahurmuziy (Rommy).

"PPP yang kasih masukan soal itu. Beberapa bulan lalu, disaat Ketua Umum PPP, Mas Rommy ketemu presiden memberikan masukan perlunya orang yang menangani secara khusus relasi antara Istana dengan kalangan umat islam," ujar Arsul kepada Sumedang Media, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

ia menuturkan, perlunya pihak yang menyokong Jokowi untuk berhubungan dengan umat Islam di lingkungan pondok pesantren karena hingga kini masih banyak stigma buruk terhadap Kepala Negara.

"Salah satu problem Pak Jokowi masih banyak kalangan umat Islam yang termakan berita hoax dan postingan-postingan menyesartkan. Sehingga masih banyak Pak Jokowi yang dipersepsikan anti Islam, PKI, pro Cina dan lainnya, maka butuh orang yang menjembatani," paparnya.

Lebih jauh, menurutnya saat ini sudah cukup bagi Jokowi membagi waktunya untuk mampir ke pesantren-pesantren di setiap kunjungannya ke berbagai daerah.

Untuk itu, perlu sosok yang representatif mewakili Presiden Ke-7 RI itu untuk melakukan kunjungan ke pesantren-pesantren dan menjalin hubungan baik dengan umat Islam.

"Tidak mungkin setiap saat waktunya presiden untuk silaturahmi ke pesantren. Nanti pekerjaan dan urusan negara lainnya tak tertangani. Menjaga relasi antara pemerintah dan umat Islam ini memang perlu orang khusus yang menangani," ucapnya.

Inilah

Warta Terbaru

To Top