Nasional

LDNU Dukung Cegah Politisasi Masjid

Sumedang Media, Jakarta – Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), KH. Muhammad Nur Hayid mendukung upaya pencegahan politisasi Masjid jelang Pilkada serentak 2018.

"Masjid ialah tempat yang sangat agung dan mulia, sementara politik ialah tempat sangat hina disaat politik itu untuk memenuhi syahwat hawa nafsunya," ujar KH. Nur Hayid, Kamis (15/2/2018).

ia menuturkan Masjid merupakan rumah Allah yang harus dijaga dari hal-hal yang tak sesuai. Untuk itu KH. Nur Hayid menekanka agar Masjid di kembalikan fungsinya sebagai tempat terhormat mengagungkan Allah SWT.

"Pastikan masjid sebagai rumah Allah, maka jauhkan dari hal-hal yang merendahkan Allah. Stop provokasi, fitnah, mencaci maki, mengkafirkan dan mengajak orang lain untuk ikut partainya dan mencoblos orang yang didukungnya di dalam Masjid," tandasnya.

Nur Hayid menceritakan pengalaman fenomena Pilkada 2017 yang dianggap sangat mengerikan. Lantaran ia menilai bahwa politik praktis sengaja disusupkan ke dalam khutbah Masjid.

"Ini ialah tahun politik, takmir dan pengurus masjid harus bisa mencegahnya agar tidak terjadi demikian. Mari menjaga Masjid-masjid dari aliran yang sejatinya bukan untuk menambah kemaslahatan tapi memecah belah umat. Ini jihad luar biasa, jika kita bisa mencegah politisasi masjid," tukasnya.[jat]

Inilah

Warta Terbaru

To Top