Nasional

Polri Persilahkan Keluarga Mj Autopsi Sendiri

Sumedang Media, Jakarta – Polri mempersilahkan keluarga Muhammad Jefri (32) untuk melakukan Autopsi Mandiri demi membuktikan tewasnya Jefri usai ditangkap Densus 88. Namun, permintaan itu harus dari keluarga kandung Jefri.

"Polri akan memberikan kesempatan, tapi yang diberikan kesempatan hanya atas permintaan keluarga kandung," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018).

Setyo mengatakan jika adanya pemerintaan autopsi mandiri, pihak keluarga harus menunjukkan identitas kepada Polri. Nantinya, Polri juga akan mengecek terlebih dahulu.

"Jadi kalau misalnya ada pihak yang mengaku sebagai keluarga kemudian minta, kita kan cek dulu ia seperti apa di situ. Tidak semuanya bisa kita layani," ucap Setyo.

Sementara itu, Tim forensik Mabes Polri Dokter Arif Wahyono memastikan sumpah dokternya yang dipegang teguh dalam menangani pasien. ia memastikan hasil pemeriksaan forensik menyatakan Jefri meninggal karena serangan jantung.

"Itu agak susah. Nggak bisa diprediksi sejak kapan (mengidap jantung). disaat penyerahan jenazah bahwa yang bersangkutan mengidap penyakit ini," ucap Arif.

Sebelumnya, Mj (32) ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Rabu (7/2/2018). Mj ditangkap bersama istirnya ASN (18).

MJ (32) diduga terlibat dalam jaringan teroris JAT Binaan Ali Hamka (Napiter LP Cipinang). Sementara istri dari MJ, yakni ASN belum diketahui keterlibatannya dalam jaringan teroris.[jat]

Inilah

Warta Terbaru

To Top