Nasional

Keluarga Korban Suntik Mayat Sepakat Berdamai

Sumedang Media, Sidoarjo – Keluarga almarhum Supariyah (62), warga jalan Suningrat No 19 RT 9 RW 2 Taman yang sempat melaporkan RS Siti Khodijah Taman atas dugaan penelantaran dan dugaan penyuntikan mayat almarhumah, akhirnya berdamai.

Kesepakatan damai itu dilakukan di rumah sakit milik Muhammadiyah di Jalan Pahlawab No 260 Sepanjang Taman. "Kesepakatan ini ditandatangani oleh H. M Hamdan sebagai Direktur RS Siti Khodijah dengan anak pertama almarhumah, Abu Dawud Hamzah," kata Masbuhin Kuasa Hukum RS Siti Khodijah, Kamis (15/2/2018).

ia menambahkan, dalam kasus ini, telah dilakukan proses mediasi yang telah dilakukan antara pihak pertama dan pihak kedua, hingga  tercapai kesepakatan bersama. "Kami sudah musyawarah untuk mufakat dengan rasa kekeluargaan," imbuhnya.

Ia menilai, antara pihak pertama dan pihak kedua sama-sama menyadari telah terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi dan informasi terkait persoalan kematian almarhumah.

"Kesalahpahaman komunikasi dan informasi itu telah selesai. Disepakati pula tidak akan saling mengajukan tuntutan hukum baik secara pidana dalam bentuk laporan di hadapan kepolisian maupun secara perdata dan bentuk gugatan pengadilan," jelas Masbuhin.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga almarhumah Achemat Yunus mengakui dalam proses mediasi telah dilakukan pertemuan dua kali antara keluarga korban dengan pihak rumah sakit.

Kalau masalah laporan ke Polresta Sidoarjo, sambungnya, karena adanya miskomunikasi. Setelah dijelaskan pihak RS Siti Khodijah bahwa penanganan pasien sudah sesuai prosedural. "Dan pihak keluarga korban menerima dan menyadari bahwa ini ialah miskomunikasi," terang Achemat.[beritajatim]

Inilah

Warta Terbaru

To Top