Nasional

Polri Sudah Ukur Daerah Kerawanan Pilkada 2018

Sumedang Media, Jakarta – Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak 2018 tinggal beberapa bulan lagi. Polri mengaku sudah siap untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi tersebut.

Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan pemetaan daerah-daerah yang rawan pada Pilkada 2018 nanti bisa diukur dari daerah yang pernah bergejolak pada Pilkada sebelumnya atau daerah yang memang rawan dengan konflik.

"Ada berbagai kriteria, salah satunya di daerah itu pernah terjadi konflik, bagaimana penyelesaian konfliknya, kemudian kita melihat bagaimana di situ pernah ada kejadian-kejadian yang melibatkan parpol, kejadian yang melibatkan calon, itu yang kita lihat salah satunya itu. Tapi yang lain-lain masih ada lagi kriterianya," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Setyo menjelaskan pola pengamanan sudah dilakukan oleh Polri untuk mengamankan jalannya Pilkada serentak 2018. Seluruh jajaran di daerah yang menggelar Pilkada sudah tahu tugas pokok masing-masing.

"Ada, ada. Pola pengamanan, sudah ditetapkan, masing-masing polres sudah tahu pola pengamanan seperti apa sudah ada. Kan melibatkan linmas dan anggota Polri," tutur Setyo.

Lanjut Setyo, setiap TPS yang akan melakukan pemungutan suara tentu memiliki pengamanan yang berbeda. Hal itu dilihat dari daerah yang rawan atau tidak. Menurut dia, ada 3 klasifikasi daerah yang bisa dikategorikan yakni, rawan, rawan satu, dan aman.

"Kita melihat bahwa pola pengamanannya berbeda. Ada rawan, aman, ada rawan satu kalo nggak salah (ada 3 klasifikasi saya lupa). Pola pengamanan TPS nya berbeda, pola pengamanan gejolak bertindaknya berbeda, tetapi untuk polres-polres maupun Polda yang ada Pilkada sudah disiapkan dari Oktober lalu melakukan lapraops (latihan pra operasi), jadi apapun yg dilakukan di Pilkada nanti mereka udah tahu, udah tahu apa tugasnya, siapa bekerja sama dengan siapa, siapa bertanggung jawab dengan siapa, dan siapa berbuat apa," jelas Setyo. [ton]

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top