Nasional

Praperadilan Novanto Tak Penting Lagi

Sumedang Media, Jakarta – Desakan munaslub dari 31 DPD Golkar se-Indonesia tidak bisa dianggap enteng. DPP selaku pelaksana mandat, harus mengakomodir keinginan lebih dari 2/3 pemilik suara sah Golkar.

Hal itu seperti disampaikan Politisi Senior Golkar, Leo Nababan menanggapi rapat 31 DPD Golkar kemarin malam.

"Kalau 2/3 DPD 1 meminta munaslub, maka DPP harus memenuhinya. Ini sudah 31, nyaris 82% lebih, jadi harusnya DPP harus pleno untuk menyikapi desakan munaslub ini," ucapnya kepada Sumedang Media, Rabu (6/12/2017).

Disamping itu, Leo mengingatkan, desakan 31 DPD se-Indonesia ini untuk disegerakan munaslub, sekaligus menggugurkan hasil rapat pleno DPP dan DPD sebelumnya.

"Hasil rapat pleno sebelumnya harus gugur, tidak bisa tidak. karena pemegang legitimasi daripada pelaksanaan munaslub itu ada di DPD 1," ungkapnya.

Dalam rapat pleno sebelumnya, selain penunjukkan Plt. Ketua Umum, juga memutuskan keputusan strategis partai akan diambil setelah putusan praperadilan Setya Novanto yang kini tengah berproses.

"Desakan ini sudah benar, sudah on the track sebagai langkah penyelamatan partai," tandasnya.

 

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top