Nasional

KontraS Desak Komnas HAM Investigasi Kasus La Gode

Sumedang Media, Jakarta – Koordinator KontraS, Yati Andriyani mengatakan lembaga negara harus turun tangan mengawasi dan memantau proses penyelidikan kasus kematian La Gode di Pos Satgas 732 Banua, Maluku Utara.

"Lembaga lain seperti Komnas HAM harus ambil peran lebih jauh, kami duga ada pelanggaran HAM," kata Yati, Rabu (6/12/2017).

Menurut dia, Kompolnas juga perlu melakukan evaluasi terhadap anggota kepolisian yang menyerahkan La Gode disaat tertangkap tangan mencuri singkong ke Pos Satgas 732 Banua. Padahal, tugas polisi meninjak lanjuti perbuatan kriminal.

"Kenapa jadi tumpang tindih dalam kasus ini, Kompolnas harus mengevaluasi Polri," ungkapnya.

Disamping itu, Komisi I DPR sebagai mitra dari TNI dan Komisi III DPR sebagai mitra Polri ‎juga harus mengambil peran dengan memastikan supaya kasus kematian La Gode ini diselesaikan secara tuntas dan terbuka.

"Untuk Panglima TNI yang baru juga kasus ini harus dijadikan sebagai indikator, kalau kasus ini tidak selesai maka kami nilai gagal diawal. Saya harap kasus ini dijadikan indikator Panglima TNI Baru terpilih gantikan Jenderal Gatot Nurmantyo," tandasnya.

Awalnya, La Gode ini pada 10 Oktober 2017 te‎rtangkap tangan melakukan pencurian singkong oleh anggota polisi, kemudian polisi membawa korban (La Gode) ke Pos Satgas 732 untuk dilakukan proses pembinaan.

Pada 15 Oktober 2017, korban kemudian melarikan diri dari Pos Satgas 732 Banua. Lalu, 23 Oktober si korban bersama dengan salah satu saksi (LM) kembali ditangkap di Desa Kramat oleh anggota kepolisian dan dua orang anggota Satgas.

Kemudian, korban dan saksi dibawa ke Pos Satgas 732. Akhirnya, pada 24 Oktober si korban dinyatakan meninggal dunia di Pos Satgas.

Atas kejadian itu, LBH Maromoi dan KontraS mendampingi keluarga korban membuat laporan ‎penyiksaan yang menyebabkan kematian La Gode ke Denpom Ternate dan ke Polda Maluku Utara serta melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang ke Propam Polda Maluku Utara. [ton]

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top