Nasional

Jokowi: Tak Ada yang Berani

Joko Widodo

Sumedang Media, Manado – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya sengaja hadir ke Manado untuk membuka Kongres Trisakti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-20, Rabu (15/11/2017) pagi.

Demikian disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada kongres tersebut  yang digelar di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Manado, Sulawesi Utara.

"Tadi malam saya baru masuk di kota Manado nih, pukul setengah dua malam. Ini hanya untuk Kongres ke-20 GMNI. Merdeka!! Merdeka!! Merdeka!!" ujar Jokowi disambut seruan para kader GMNI.

Ia mengaku lelah saat tiba di Manado lantaran dirinya baru saja melakukan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Vietnam dan Filipina untuk menghadiri dua konferensi internasional yakni APEC dan ASEAN.

"Kalau ditanya capek ya, capek. Akan tetapi, saya sudah janji dengan Chrisman bahwa saya akan hadir. Saya tepati, saya hadir," ucapnya.

Di awal sambutannya, Jokowi meny"ikapi soal ucapan terimakasih atas kesediaan dirinya yang telah menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

"Saya ingin berbicara masalah 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Saat menentukan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, saat itu banyak yang ragu. Ini nanti bisa menjadi polemik. Namun saya sampaikan ini sejarah yang harus kami putuskan. Jangan ragu dan bahkan saat itu saya sampaikan, tetapkan itu sebagai hari libur dan diperingati. Ini levelnya paling tinggi, paparnya.

Jokowi pun menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan hal yang sangat fundamental untuk diperingati oleh bangsa Indonesia.

"Ini fundamental, sangat mendasar sekali. Pancasila ini sebagai ideologi negara. Jadi saya sampaikan jangan ragu, tapi setelah diputuskan ya enggak ada apa-apa. Hanya dari dulu enggak berani diputuskan. Merdeka!" tandasnya. [rok]

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top