Nasional

Disebut Setujui Novanto Tersangka, Ini Kata Jokowi

Joko Widodo

Sumedang Media, Manado – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal klaim Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang pernah mengaku pernah dicurhati soal penetapan tersangka Ketua DPR Setya Novanto atas persetujuannya.

Jokowi meminta agar publik melihat aturan hukum yang berlaku soal penetapan tersangka terhadap seorang pejabat yang diatur di dalam undang-undang.

Dalam aturan yang berlaku bisa dilihat ada atau tidaknya kewenangan Presiden RI untuk menyetujui lembaga independen seperti KPK menetapkan tersangka terhadap seorang pejabat negara.

"Buka undang-undangnya semua," ucap Jokowi di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (15/11/2017).

Adapun melalui Pasal 245 ayat 3 Undang-Undang (UU) nomor 17 tahun 2004 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) diatur bahwa pemeriksaan anggota DPR harus seizin presiden, tidak berlaku jika pejabat itu terkena tindak pidana khusus.

Seperti diketahui, Novanto tersandung kasus dugaan korupsi yang dikategorikan sebagai tindak pidana khusus. Dengan demikian, ditetapkan tersangka atau tidak terhadap Novanto maka tak memerlukan izin atau persetujuan Jokowi.

"Jadi, buka undang-undangnya. Aturan mainnya seperti apa, di situlah diikuti," pungkas Kepala Negara. [rok]

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top