Nasional

KPK Sambut Baik Pembentukan Densus Tipikor Polri

Sumedang Media, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif langkah polri membentuk Densus Tipikor. Pembentukan Densus Tipikor dianggap bagian penguatan peran Polri dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Semakin banyak yang memburu koruptor, akan semakin bagus. Jika tugas dilaksanakan dengan baik, kami yakin hanya pelaku korupsi yang dirugikan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Kamis (12/10/2017).

Febri menjelaskan, KPK mendapat mandat untuk melakukan koordinasi dan supervisi dengan penegak hukum lain. Dari kerja sama itu, ada ratusan kasus dugaan rasuah ditangani KPK bersama polri dan kejaksaan.

"Sampai Agustus 2017 sudah dilakukan terhadap 114 kasus, polisi 50 dan kejaksaan 64. Sedangkan supervisi totalnya 175 kasus, polisi 115 dan Kejaksaan 60," ungkapnya.

Tak hanya itu, kerjasama antara KPK dengan Polri dan kejaksaan juga dikembangkan dalam program e-korsup. Saat ini, ada sejumlah daerah yang menjadi pilot project tahun 2017 sedang menjalani uji coba dan sosialisasi.

"Direktorat Tidpikor Bareskrim, Polda Sumut, Polda Jatim dan Polda Jabar. Untuk kejaksaan melalui Jampidsus Kejagung RI, Kejati Sumut, Jawa Timur dan Jawa Barat," jelas Febri.

Febri menuturkan, pelatihan itu dilakukan agar penanganan kasus korupsi baik di KPK, polri atau kejaksaan berjalan lebih baik dari sekarang.

Menurutnya, sejauh ini pelatihan bersama itu sudah melibatkan 1.399 dari pihak kejaksaan dan 1.533 dari pihak polri.

"Jika Densus Tipikor memang dibentuk untuk memperkuat kinerja Polri dalam pemberantasan korupsi, tentu semua pelaksanaan tugas koordinasi dan supervisi akan lebih baik," tukasnya.[jat]

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top