Nasional

Polisi Tangkap Pengepul Organ Tubuh Satwa Dilindungi

Polisi Tangkap Pengepul Organ Tubuh Satwa Dilindungi

Sumedang Media, PALANGKA RAYA — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah, menciduk seorang pengepul sisik trenggiling (manis javanica) di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur. Pria berinisial PL tersebut sudah diputuskan sebagai tersangka.

“Tersangka PL masuk kelompok penjual organ tubuh satwa yang dilindungi” ungkap kata Wakil Direkrtur Ditreskrimsus Polda Kalteng AKBP Teguh Widodo di Palangka Raya, Senin.

PL yang meringkuk di lokasi tinggal tahanan Mapolda Kalteng tersebut dikenakan Pasal 40 ayat (2) juncto Pasal 21 ayat (2) huruf d, Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 mengenai Konservasi Sumber Daya Alam hayati dan Ekosistemnya,” ucapnya.

Berdasarkan UU No.5/1990, masing-masing orang dilarang guna memperniagakan, menyimpan atau mempunyai kulit tubuh unsur satwa yang dilindungi, perbuatan tersebut akan dikenakan pidana penjara sangat lama lima tahun dan denda paling tidak sedikit Rp 100 juta.

Teguh mengatakan, terduga tertangkap tangan ketika memperniagakan kulit atau unsur organ tubuh trenggiling sejumlah 16,8 kg di kediamannya. “Kemudian terdapat dua buah nota hasil pembelian yang bersangkutan untuk oknum masyarakat yang sengaja mengerjakan perburuan satwa yang dibentengi undang-undang tersebut,” ucapnya.

Penyidik Ditresmrimsus Polda Kalteng terus mengerjakan pengembangan permasalahan ini, sebab sejumlah oknum masyarakat yang pun warga di Kabupaten Kotim tersebut, sudah diperoleh identitasnya.

Berdasarkan hasil interograsi tersangka, kulit trenggiling tersebut rencananya akan dipasarkan ke sebuah daerah, sebab sudah terdapat pemesannya.

“Kulit trenggiling dengan berat 6,8 kg tersebut dibeli dengan harga Rp 50,481 juta. Sedangkan PL memasarkan ke orang yang memesannya ekuivalen Rp 3,1 juta per kg. Dengan berat sebanyak tersebut jika dipasarkan tersangka bakal mendapatkan duit sebesar Rp 52 juta” ungkap dia.

Teguh menjelaskan, mula penangkapan terduga itu dilaksanakan pada Jumat (11/1)), kesebelasan yang sudah disusun dari Ditreskrimsus mengerjakan penyelidikan terhadap yang terkaitmenurut informasi mula dari masyarakat setempat.

Untuk menciduk yang bersangkutan, petugas darurat berpura-pura sebagai pembeli, sesudah sisik trenggiling itu ditunjukkan kepada petugas yang menyamar, petugas langsung menciduk pria berbadan tambun tersebut beserta barang buktinya.

“Setelah menciduk yang bersangkutan, petugas langsung menggiringnya ke Mapolda Kalteng beserta sejumlah barang bukti dari lokasi tinggal tersangka. Petugas masih mendalami permasalahan ini guna menciduk pelaku lainnya yang pun bersekongkol dalam perdagangan kulit trenggiling ini,” ucapnya.

Warta Terbaru

To Top