Nasional

MRT Tunggu Putusan Pemprov DKI Soal Tarif

MRT Tunggu Putusan Pemprov DKI Soal Tarif

Sumedang Media, JAKARTA — Pihak Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta belum pun mengumumkan secara sah berapa besaran tarif MRT Ratangga yang dikenakan ke konsumen. Hingga sekarang manajemen MRT Jakarta menantikan putusan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Untuk tarif masih menantikan putusan Pemda DKI, ketika ini kami sudah menggagas menurut hasil survei kami” ungkap Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar di Jakarta, Senin (14/1).

Berdasarkan survei yang dilakukan, pihak MRT menggagas tarifnya Rp 8.500 secara rata-rata guna 10 kilometer. Harga tersebut termasuk guna uang naik () Rp1.500 dan per kilometernya Rp700.

“Jika perjalanan sarat sekitar Rp 12.700 atau 12.800. Tapi keputusannya tetap di pemerintah,” ungkapnya.

Untuk sistem pembayaran, William menuliskan pihaknya sudah mencetak sejumlah 954 ribu tiket MRT baik sekali perjalanan maupun perjalanan berkali-kali (). “Kendati demikian kartu dari bank juga dapat digunakan sebab memang sistemnya sesuai, tetapi kami masih menantikan administrasinya terpenuhi di Bank Indonesia (BI) tergolong kartu OK Otrip (Jak Lingko) juga dapat digunakan,” ucapnya.

Perkembangan jasmani konstruksi MRT Fase I ketika ini untuk telah sekitar 98,1 persen, bermukim dua persen sisanya yakni kegiatan interior, finalisasi pintu stasiun serta mekanika elektronik di samping konstruksi.

Adapun persiapan operasi dan pemeliharaan, laksana kesiapan sumber daya insan (SDM) telah menjangkau 83 persen. MRT Jakarta masih akan meningkatkan pegawai lagi sebelum uji jajaki secara sarat dilakukan.

Fase satu MRT bakal diuji coba sarat mulai 26 Februari 2019 sampai 25 Maret 2019. Masyarakat juga dapat mengikuti uji coba tersebut namun secara terbatas dengan mengikuti metodenya di situs resmi MRT Jakarta.

Warta Terbaru

To Top