Nasional

Oknum Guru Terlibat Kasus Hoaks, Ini Usulan FSGI

Oknum Guru Terlibat Kasus Hoaks, Ini Usulan FSGI

Sumedang Media, JAKARTA — Salah satu tersangka permasalahan hoaks tujuh kontainer surat suara merupakan seorang guru SMP. Terkait urusan ini, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai usahakan pemerintah serius menciptakan pelatihan keterampilan beranggapan tingkat tinggi untuk para guru.

Sekjen FSGI, Heru Purnomo menuliskan oknum guru terlibat permasalahan hoaks menandakan masih kurangnya kemahiran guru untuk beranggapan kritis. “Guru jangan melulu difokuskan ke pelatihan-pelatihan teknis administratif kurikulum semata. Tapi pada kemampuan berpikirnya yang lebih utama” ungkap Heru, dalam penjelasan tertulis, Sabtu (12/1).

Literasi digital juga dibutuhkan oleh semua guru. Sebab, pemakaian internet dan kian masifnya kepemilikan gawai dominan arus informasi yang semakin cepat. Para guru pun mempunyai akses internet yang tiap detik dapat dilakukan.

Heru mengatakan, guru seharusnya tidak gampang percaya dengan apa yang disuguhkan oleh internet dan lebih kritis menerima informasi. Jika terdapat berita yang belum valid kebenarannya dapat dipastikan dulu dan tidak ikut menyebarkan.

“Guru tidak boleh mudah percaya dengan berita-berita bombastis, lagipula dari media sosial lalu diberikan ke media sosial lainnya” ungkap Heru.

FSGI pun mengimbau supaya para kepala sekolah dan pengawas saling memantau oknum guru yang berpolitik praktis di ruang kelas. Siswa juga diinginkan tidak fobia melaporkan untuk kepala sekolah andai ada guru yang berkampanye dan memprovokasi pilihan politis siswa.

“Harus terdapat komunikasi yang baik antara siswa, wali kelas, kepala sekolah, dan orang tua guna mengantisipasi dan memantau oknum guru yang beraksi demikian” ungkap dia.

Warta Terbaru

To Top