Nasional

Banten Bayar Lunas 16 Rumah Sakit yang Rawat Korban Tsunami

Banten Bayar Lunas 16 Rumah Sakit yang Rawat Korban Tsunami

Sumedang Media, JAKARTA — Sebanyak 16 lokasi tinggal sakit negeri maupun swasta yang menampung dan mengasuh ratusan korban tsunami Selat Sunda. Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah menunaikan lunas seluruh ongkos rumah sakit yang menangani korban.  

“Pemprov Banten telah menuntaskan pembayaran secara sarat dibeberapa lokasi tinggal untuk semua korban yang sudah ditangani dinyaris 16 lokasi tinggal sakit swasta dan negeri,” kata Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam siaran pers yang diterima Sumedang Media pada Sabtu (12/1).

Wahidin menerangkan, tanggap bencana tsunami telah diblokir pada 9 Januari 2019 lalu. Namun Wahidin tetap memimpin rapat semua OPD dan mengerjakan cek langsung guna meyakinkan semua korban bencana tsunami sudah mendapat perawatan maksimal.

“Sebagian besar semua korban yang diasuh telah pulang ke rumahnya masing-masing,” kata dia.

Namun lanjut dia, andai masih terdapat yang diasuh dan membutuhkan penanganan sesudah masa tanggap terpaksa dicabut dapat diteruskan di RSUD Banten. Mereka juga tetap menemukan perawatan cuma-cuma di RSUD Banten.

“Data terakhir yang diterima, semua korban telah tertangani dengan sudah kembali ke lokasi tinggal sebanyak 463 orang,” kata dia.

Pemrov, terangnya, sesudah tanggap bencana akan mengerjakan perbaikan rumah warga yang terpapar bencana Tsunami baik yang bobrok total maupun yang bobrok berat. Ada sejumlah 717 unit yang bakal dibangun pulang dan pembangunannya akan memakai dana APBD Pemprov serta dana rekontruksi dari kementerian PUPR.

“Kalau Bagi hunian sedangkan (Huntara) yang tersebar di sekian banyak wilayah telah dan sedang digarap oleh Pemerintah Kabupaten,” tambahnya.

Ia pun menjelaskan, pertolongan kebutuhan untuk korban tsunami tetap bakal disalurkan dan semua Posko pertolongan telah diblokir bersamaan akhir masa terpaksa bencana. 

“Bantuan yang bersumber dari dana urunan atau sumbangan dan paket dari masyarakat diakhir masa tanggap 10 Januari 2019 telah diblokir dan akan diadukan setelah hasil audit bantuannya berlalu dan akan diberitahukan kepada publik secara terbuka,” jelasnya.

photo

Petugas mencuci puing-puing lokasi tinggal dan sampah pasca terjangan tsunami Selat Sunda di Kampung Teluk Nelayan I, Labuan, Pandeglang, Banten, Rabu (9/1/2019).

Warta Terbaru

To Top