Nasional

Kiai Ma’ruf Tegaskan tak Ada Radikalis di Kubu Jokowi

Kiai Ma'ruf Tegaskan tak Ada Radikalis di Kubu Jokowi

Sumedang Media, DEPOK — Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin menanggapi adanya sangkaan dari Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang mengaku bahwa kumpulan radikal telah masuk ke di antara pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2019.  Berdasarkan keterangan dari Kiai Ma’ruf, barangkali saja kumpulan radikal tersebut sudah masuk ke di antara paslon. ia yakin GP Ansor berkata seperti tersebut menurut data.

“Ya barangkali saja (kelompok radikal masuk ke di antara paslon). Kalau GP Ansor punya datanya. Kalau ia bicara berarti ia punya data,” ujar Kiai Ma’ruf saat didatangi usai menghadiri Peresmian Posko Pemenangan Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Depok di Kantor DPD Partai Golkar Kota Depok di area Grand Depok City, Sabtu (12/1) siang.

Namun, ia menegaskan bahwa di kesebelasan pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH. Ma’ruf tidak menampung kumpulan radikal tersebut. ‘Ya bila di Jokowi tidak terdapat radikalis ya,” ucap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Sebelumnya diberitakan, Jajaran pengurus dan pimpinan distrik Gerakan Pemuda Ansor dari semua Indonesia mendatangi Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (11/1) kemarin. Salah satu topik ulasan yang dikatakan ialah adanya sangkaan gerakan kumpulan radikal yang menginduk pada di antara pasangan calon presiden dan wapres.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menuliskan, mereka resah dengan adanya potensi aliran sokongan kelompok-kelompok radikal terhadap di antara kontestan pilpres itu.

Ia menuliskan, gerakan kumpulan ini tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia khususnya di Jawa Barat dan Riau. Di kedua distrik tersebut, kata Yaqut, gerakan kumpulan radikal terkonsilidasi.

“Mereka bukan merusak pemilu, tetapi mereka menginduk pada di antara kontestan pemilu guna masukkan agenda-agenda mereka. Ya dirikan Negara Islam lah, Khilafah Islamiyah, atau paling tidak mereka dirikan NKRI bersyariat,” jelas Yaqut usai mendatangi Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (11/1).

Warta Terbaru

To Top