Nasional

Hari Ketiga Kongres Kebudayaan Berlangsung Semarak

Hari Ketiga Kongres Kebudayaan Berlangsung Semarak

Sumedang Media, JAKARTA – Menginjak hari ketiga, perhelatan Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) tahun 2018 berlangsung semakin meriah dan semarak. Beragam budaya Indonesia mewarnai kegiatan KKI dihalaman Kompleks Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, yang dibuka sejak 5 Desember kemarin.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid menyatakan, kegiatan yang berlangsung untuk umum diminati masyarakat berbagai kalangan baik pegawai, mahasiswa hingga budayawan. Salah satu kegiatan yang dinikmati masyarakat seni lukis dilingkungan Kemendikbud.

“Sebanyak 30 seniman dari berbagai daerah menghadirkan mural dengan ragam tema yang diambil dari sepuluh objek kebudayaan,” ungkap Hilmar pada Jumat (7/12).

Menurut dia, para pelukis itu melukis mengikuti tema yang diangkat dalam karya mural mereka diambil dari 10 objek kebudayaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Ke-10 objek kebudayaan itu ialah permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, adat istiadat, manuskrip, tradisi lisan, seni, bahasa, dan ritus.

Ditempat berbeda, lanjut Hilmar, dilaksanakan forum diskusi yang berbagai tema disajikan. Pembahasannya beragam, khususnya tentang tema bagaimana konsep mural satu sama lain bisa saling berkolaborasi. Seia menambahkan mereka membuat sketsa, dan berdiskusi lagi untuk menentukan letak atau posisi setiap karya.

“Jadi ada berbagai kegiatan yang berlangsung di Kemendikbud sebagai rangkaian kegiatan dari Kongres Kebudayaan. Mulai dari seminar dengan pembicara terkemuka, pertunjukan seni” ungkap dia.

Seperti diketahui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud sedang menggelar Kongres Kebudayaan Indonesia ( KKI) 2018. Kongres kali ini menjadi tonggak penting pengelolaan kebudayaan nasional karena peran strategisnya dalam pemajuan kebudayaan, sesuai yang diamanatkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017.

Menurut Hilmar, Penyusunan Strategi Kebudayaan merupakan amanat dari Undang-undang Pemajuan Kebudayaan. Yang mana tahun ini, Strategi Kebudayaan akan ditetapkan disaat Kongres Kebudayaan Indonesia 2018. Dan puncak acara KKI pada tanggal 9 Desember mendatang akan diisi dengan Pawai Budaya. Dan acara puncaknya penyerahan dokumen KKI kepada Presiden Jokowi.

Warta Terbaru

To Top