Nasional

Dengar Guru Honorer Menangis, Sandi Janjikan Ini

Dengar Guru Honorer Menangis, Sandi Janjikan Ini

Sumedang Media, JAKARTA — Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno menuturkan dirinya sempat menerima curhatan dari seorang guru honorer Yeni saat berkunjung ke Perum Taman Kenari Ciluar, Bogor, Kamis (8/11). Sandi mengaku bersimpati usai mendengar curhatan Yeni tersebut.

Baca Juga:

Sandiaga Janji akan Bawa Dodol Garut Mendunia

Sandiaga Janjikan Perbaikan Infrastruktur Pariwisata

Di Depan Milenial, Sandiaga Janjikan Lapangan Kerja

“Kami sudah sampaikan Prabowo-Sandi punya komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan” ungkap Sandiaga di Radio Dalam, Jakarta.

Sandiaga berkomitmen untuk menjamin kesejahteraan guru honorer. Ia juga memastikan tidak akan ada guru honorer yang menginap meneriakan hak mereka.

“Mereka bisa langsung bicara sama kita dan kita sudah berikan komitmen untuk meningkatkan statusnya sesuai dengan peraturan uu dan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Baca Juga:

https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/18/11/04/phmxi4428-sandiaga-janji-atasi-ketimpangan-ekonomi 

https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/18/11/07/phtnxi409-sandiaga-jelaskan-janji-kampanye-prabowo-tiadakan-impor

SBY: Kebanyakan Janji Biasanya tak Dilaksanakan

Dalam kunjungannya ke Bogor kemarin, Sandiaga sempat disambangi seorang guru honorer asal Bogor. Kepada Sandiaga, Yeni merasa perlakuan pemerintah terhadap honorer Kategori 2 (K2) sangat tidak adil.

Ia berharap Prabowo-Sandiaga bisa mengubah nasib mereka terutama memberi perhatian kepada guru-guru honorer. “Kami demo minta perhatian pemerintah agar K2 diperhatikan nasibnya. Bayangkan Pak, kami tidur diemperan untuk memperjuangkan nasib kami. Diterima saja tidak, malah pemimpinnya beli tempe di Bogor” ungkap Yeni.

Sandi mengaku ia bersama Prabowo Subianto sudah menandatangani kontrak dengan K2. “Sudah pasti, kami Prabowo dan Sandi akan mencari solusi permanen bagi guru guru honorer.  Negara dan bangsa yang maju ialah bangsa yang memuliakan guru” ungkap ia dalam keterangan tertulis yang diterima 

Republika

Warta Terbaru

To Top