Nasional

Mensos: Seluruh Rumah Rusak Akibat Gempa akan Dibangun

Sumedang Media, JAKARTA —  Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengatakan, seluruh rumah yang rusak akibat gempa bumi 7 skala richter (SR) pada 5 Agustus akan dibangun kembali.

“Rumah rusak berat mendapat bantuan (konstruksi pembangunan kembali) Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta,” ucapnya usai mengisi Gebyar Prestasi Keluarga Sejahtera Indonesia 2018 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Ahad (12/8).

Ia menambahkan pemerintah juga berjanji akan secepatnya menyelesaikan fasilitas umum yang hancur akibat digoyang gempa beberapa kali. Presiden Joko Widodo, kata dia, rencananya akan ke NTB dan menyerahkan bantuannya secara langsung secara simbolis. Ia berharap rekonstruksi rumah masyarakat bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Sebanyak 606 sekolah mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali 7 skala richter (SR) pada 5 Agustus 2018. Sebagian besar kelas mengalami kerusakan parah.

Kerusakan fisik selain sekolah meliputi 67.875 unit rumah rusak, enam jembatan, tiga rumah sakit, 10 puskesmas, 15 masjid, 50 unit mushola, dan 20 unit perkantoran.

“Pendataan dan verifikasi masih dilakukan petugas. Pendataan dan verifikasi rumah diprioritaskan agar terdata jumlah kerusakan rumah dengan nama pemilik dan alamat” ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPN) Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataan tertulis, Ahad (12/8).

Sementara itu, pengungsi sebanyak 387.067 orang yang tersebar di ribuan titik pengungsian. Sebaran dari pengungsi ialah di Kabupaten Lombok 198.846 orang, Lombok Barat 91.372 orang, Kota Mataram 20.343 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

Hingga H+7 bencana yaitu pada Sabtu (12/8) tercatat 392 orang meninggal dunia. Sebaran korban meninggal dunia akibat gempa ialah di Kabupaten Lombok Utara 339 orang, Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa.

Korban luka-luka tercatat 1.353 orang, terdiri atas 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

 

Republika

Warta Terbaru

To Top