Internasional

Keluarga Rashida Tlaib Rayakan Kemenangan di Tepi Barat

Keluarga Rashida Tlaib Rayakan Kemenangan di Tepi Barat

Sumedang Media, TEPI BARAT — Terpilihnya Rashida Tlaib sebagai anggota Kongres Amerika Serikat (AS) telah membawa kebahagiaan bagi keluarganya yang tinggal di Tepi Barat. Mereka berharap kemenangan Tlaib dapat mengubah persepsi publik AS tentang bangsa Arab dan Muslim.

Perjalanan Rashida Tlaib Jadi Muslimah Pertama di Kongres AS

Keluarga Klaib, yang tinggal di desa Beit ur al-Fauqa di Tepi Barat menghabiskan pekan ini untuk merayakan kemenangan Klaib. “Ini akan mengubah pandangan Amerika tentang Arab dan Muslim. Sekarang seseorang akan mengubah sudut pandang ini,” ujar paman Klaib, Bassam Abdulla Tlaib, dikutip laman , Sabtu (10/11).

Ia mengaku tidak terlalu terkejut atas kemenangan keponakannya itu. Sebab, sejak berusia 10 tahun, Tlaib mendapat julukan “pengacara” karena sifat ambisiusnya dan keinginan untuk membantu semua orang.

Bassam mengaku bangga keponakannya berencana menggunakan pakaian tradisional Palestina saat dilantik awal tahun depan. “Ini ialah pesan. Pesannya mengatakan ‘saya orang Palestina’. Masalah Palestina ialah masalahnya,” ungkapnya.

Tlaib, anggota Partai Demokrat, terpilih sebagai anggota Kongres AS setelah memenangkan pemilu paruh waktu pada Selasa (6/11). Ia mewakili Distrik Kongres ke-13 negara bagian Michigan. Ia mencetak sejarah karena menjadi wanita Muslim pertama yang masuk Kongres.

“Ya, saya wanita. Saya wanita kulit berwarna dan ya saya membuat sejarah. Tapi saya merasa seperti saya bagian dari gerakan yang lebih besar yang terjadi” ungkap Klaib mengapresiasi era baru hak-hak sipil dan gerakan keadilan sosial yang melanda seluruh Amerika.

Tlaib ialah anak tertua dari 14 bersaudara. Orang tuanya ialah imigran Palestina. Mereka meninggalkan desa Beit Ur al-Fauqa menuju AS pada 1975, tepatnya setahun sebelum Tlaib lahir.

Tlaib belajar politik dan kemudian hukum di Wayne State University. Ia lulus pada 2004. Sebelum memulai karier sebagai politisi, Tlaib ialah pengacara dan aktivis komunitas. Prestasi politik pertamanya dicapai pada 2008, yakni disaat dirinya terpilih sebagai wanita Muslim pertama di Dewan Perwakilan Michigan.

Kemenangan Tlaib dalam memperebutkan kursi Kongres terjadi disaat fenomena Islamofobia masih merebak di seluruh wilayah AS. Hal itu tak bisa dipisahkan dari retorika kampanye Donald Trump pada pilpres AS 2016.

Republika

Warta Terbaru

To Top