Internasional

Badai Florence Mulai Telan Korban

Sumedang Media, WILMINGTON — Setidaknya lima orang menjadi korban keganasan Badai Florence di Carolina Utara pada Jumat (14/9) pagi waktu setempat. Angin kencang yang disertai hujan lebat mengehampaskan atap-atap rumah warga dan membuat jalan tergenang air.

Kepala kepolisian Carolina Utara Ralph Evangelous melaporkan dalam konferensi pers, seorang ibu dan anaknya berusia delapan bulan meninggal dunia di Wilmington disaat sebatang pohon jatuh tepat di rumahnya dan menimpa keduanya. Sementara, seorang wanita meninggal karena serangan jantung di Pender County disaat paramedis yang hendak menolongnya tercegat oleh puing-puing akibat angin kencang. 

Dua penduduk Carolina lainnya meninggal di Lenoir County. Pria berusia 78 tahun tersengat listrik disaat ingin menghubungkan kabel ekstensi di luar rumah, sementara pria lainnya berusia 77 tahun tewas terseret badai disaat ia hendak memeriksa hewan peliharaanya.

Warga Wilmongton, Jay Mannig dan istrinya menyaksikan betul saat air mulai memasuki jalan depan rumahnya. “Kami secepatnya memindahkan semua perabotan, waspada air masuk rumah. Saya panik jika angin dan hujan terus menerpa,” ungkapnya seperti dikutip Reuters.

Intensitas badai Florence mulai menyebabkan hujan lebat dan angin kencang. Hal ini mengakibatkan terjadinya banjir di wilayah Carolina pada Jumat (14/9) pagi waktu setempat. 

National Hurricane Center (NHC) memperingatkan ancaman tornado meningkat jika badai Florence mendekati pantai. Meskipun pada Kamis (13/9) malam NHC menurunkan badai menjadi kategori satu dan malamnya dinaikkan skalanya menjadi Kategori tiga.

NHC meramalkan badai bisa mencapai Pantai Timur Amerika Serikat (AS) dengan angin kencang selama nyaris satu hari penuh. Pada Jumat malam-nya badai diturunkan skalanya menjadi badai tropis, namun NHC memperingatkan kembali akan terjadi banjir besar yang berkepanjangan di beberapa bagian wilayah Carolina. 

“Ketinggian angin dalam badai ini, masih mengancam wilayah dan terus berlanjut hingga Sabtu malam. Hujan dengan 30-40 inci masih terjadi di pantai tenggara Carolina Utara dan panrai timur laut Carolina Selatan,” ujar pernyataan NHC seperti dikutip laman , Sabtu (15/9).

Republika

Warta Terbaru

To Top