Internasional

Marina Hierl, Wanita Pertama yang Memimpin Korps Marinir AS

Marina Hierl, Wanita Pertama yang Memimpin Korps Marinir AS

Sumedang Media, JAKARTA — Letnan Satu Marina Hierl menjadi satu-satunya kaum hawa yang memimpin peleton infanteri di Korps Marinir Amerika Serikat. Perempuan berusia 24 tahun ini memimpin Peleton Ketiga dari 4th Marines’ Echo Company, Batalion Kedua.

Hierl berhasil menduduki jabatan itu setahun setelah ia menjadi wanita pertama yang lulus dari Marine Corps Infantry Officer Course. Menurut New York Times, ada 37 wanita yang mengikuti pelatihan berat itu selama 13 minggu di Quantico, Va. Akan tetapi hanya Letnan Hierl dan satu wanita lainnya yang lulus.

Kemudian hanya Hierl yang diberi tugas menjadi pemimpin peleton. Ia memimpin 35 orang dalam pelatihan yang ditempatkan di Australia Utara.

Hierl mengatakan tertarik bergabung dengan marinir saat duduk di bangku sekolah menengah setelah bertemu seorang perekrut. ia disarankan menghadiri kuliah dan menjadi seorang perwira.

Pada 2013, mantan menteri pertahanan Leon E Panetta, mengumumkan perempuan tidak dikecualikan dari peran tempur dalam militer. Letnan Hierl saat itu memasuki tahun kedua di Universitas Southern California, ia mengatakan tidak memikirkan jenis kelaminnya sebagai penghalang masuk militer.

“Saya ingin memimpin sekelompok peleton. Saya tidak berpikir ada yang lebih baik di Korps Marinir yang bisa saya lakukan” ungkap Letnan Hierl kepada New York Times.

Beberapa tahun terakhir, militer masih didominasi laki-laki. Wanita hanya terdiri 15 persen dari 1,3 juta pasukan aktif yang bertugas militer. New York Times menyebut dari 184.473 marinir yang bertugas aktif, hanya 15.885 perempuan. Di antara jumlah itu hanya 80 wanita yang bertugas peran tempur.

“Saya ingin melakukan sesuatu yang penting dalam hidup saya. Aku ingin menjadi bagian dari sekelompok orang yang bersedia mati untuk satu sama lain,” tutur Letnan Hierl.

Republika

Warta Terbaru

To Top