Ekonomi & Bisnis

Luhut dan Bambang Kompak, Geopark Penting!

Sumedang Media, Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menilai, pengembangan taman bumi atau geopark sangat penting.

Kata Bambang, taman bumi mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Apalagi Indonesia memiliki tujuh kawasan Geopark Nasional, dan terdapat lebih kurang 80 kawasan yang menjadi kandidat Geopark Nasional pada 2025.

Geopark ialah wilayah geografi yang memiliki warisan geologi dan keanekaragaman geologi yang bernilai tinggi. Termasuk di dalamnya keanekaragaman hayati dan keragaman budaya di dalamnya.

Menurut Bambang, Geopark bisa dikembangkan dengan tiga pilar utama, yaitu konservasi, edukasi dan pengembangan ekonomi lokal. Apalagi pada April 2018, ada dua taman bumi Indonesia yang kembali mendapat predikat yang sama dari UNESCO, yaitu Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Ciletuh di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.

“Pengembangan geopark memberikan kontribusi nyata, antara lain, untuk pengembangan wilayah, peningkatan ketahanan masyarakat dari bencana, mendidik masyarakat pada kehidupan yang baik dengan menghormati budaya yang beragam,” kata Bambang.

Sebagaimana identifikasi yang dilakukan oleh UNESCO 2017, pengembangan geopark juga berkontribusi bagi upaya Indonesia dalam mencapai gol dan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs).
     
Sementara, Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan bilang, masuknya Indonesia dalam daftar UNESCO Global Geopark, sangat membanggakan. Sebab, banyak keuntungan yang dapat diperoleh Indonesia dengan pengakuan tersebut.

“Geopark bisa menjadi solusi alternatif pemanfaatan kekayaan alam dan budaya untuk kebangkitan ekonomi dan pemberdayaan sosial yang tetap mengedepankan faktor pelestarian dan perlindungan lingkungan,” ujar Luhut saat membuka Konferensi Nasional I Geopark Indonesia.

Luhut menyampaikan pasca pengakuan dua situs taman bumi Indonesia sebagai UNESCO Global Geopark tersebut, daya tarik kawasan sekaligus peluang investasi di beberapa sektor berpotensi untuk meningkat pesat.

“Dari pengembangan geopark, sektor jasa wisata, industri UMKM, industri kreatif, perhotelan, pertanian, kuliner dan beberapa sektor terkait lainnya bisa tumbuh,” tambah Luhut. [ipe]
    

Inilah

Warta Terbaru

To Top