Ekonomi & Bisnis

Bursa Saham Sydney Nyaris Bergeming

Bursa Saham Sydney Nyaris Bergeming

Sumedang Media, Sydney – Pasar saham Australia berakhir cenderung datar pada perdagangan Jumat (18/5/2018), dengan kinerja bervariasi di seluruh sektor.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 6,90 poin atau 0,11 persen menjadi 6.087,40 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas melemah 6,30 poin atau 0,10 persen menjadi 6.190,90 poin.

"Ini ialah minggu pertama dalam tujuh minggu bahwa pasar sedang lesu," kata analis pasar CommSec, Steven Daghlian, kepada Xinhua.

"Sebagian dari alasannya ialah bahwa empat bank akan ex-dividen minggu ini, itu cukup besar."

Meskipun ada kekuatan di sektor perawatan kesehatan, keuntungan diimbangi oleh kelemahan di saham-saham pertambangan.

Di sektor keuangan, sebagian besar bank-bank besar Australia jatuh dengan Westpac Bank turun 0,86 persen, National Australia Bank turun 0,65 persen, Commonwealth Bank turun 0,93 persen dan ANZ naik 0,64 persen.

Saham-saham sektor pertambangan melemah dengan BHP turun 1,05 persen, Rio Tinto turun 1,08 persen, Fortescue Metals turun 0,82 persen dan penambang emas Newcrest turun 1,94 persen.

Saham-saham produsen minyak dan gas menguat dengan Woodside Petroleum naik 0,06 persen, Santos naik 0,81 persen dan Oil Search naik 0,12 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia terangkat, dengan Wesfarmers naik 0,58 persen dan Woolworths naik 0,35 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,70 persen dan maskapai penerbangan nasional Qantas melemah 0,16 persen dan perusahaan biomedis CSL melonjak 4,13 persen setelah mengumumkan kenaikan perkiraan laba setahun penuh. [tar]

Inilah

Warta Terbaru

To Top