Ekonomi & Bisnis

Komut PTPP Tinjau PLTU Pertama di Lampung Tengah

Sumedang Media, Jakarta – Komisaris Utama PTPP (Persero) Tbk, Andi Gani Nena Wea meninjau pengoperasian dan pemeliharaan PLTU Lampung Tengah berkapasitas 2X7 MW.

Dalam rilis kepada media di Jakarta, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ini ialah yang pertama dibangun perusahan konstruksi pelat merah berkode emiten PTPP.

Untuk operasional dan pemerliharannya dikelola anak usaha PTPP yakni PT Sepoetih Daya Prima di bawah pengawasan PTPP Energi. Dalam kunjungan di Lampung Tengah pada Rabu (14/2/2018) ini, Andi Gani didampingi Komisaris Independen PTPP Aryanto Sutadi, Direktur EPC dan Kerjasama Luar Negeri PTPP Abdul Harris Tatang, Direktur Utama PTPP Energi Taufiq Aria, dan Kepala Divisi EPC PTPP Energi Nurlistyo.

Seia menambahkan, PLTU Lampung Tengah 2X7 MW yang digarap dan dikelola PT Sepoetih Daya Prima, menghasilkan listrik sebesar 84.096.000 kWh per tahun. Daya listrik yang dihasilkan PLTU ini mampu membantu pengadaan listrik di Kabupaten Gunung Sugih, Lampung Tengah.
 
Konstruksi PLTU ini dimulai pada 2011 dan sudah mulai beroperasi secara komersial sejak 1 Mei 2014. Keadaan PLTU yang sangat stabil merupakan loncatan besar bagi PTPP (Persero) Tbk dalam bisnis pembangkit listrik. PLTU Lampung Tengah dengan jumlah karyawan sebanyak 65 orang dapat beroperasi secara handal dan mampu memproduksi listrik sesuai target yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Kita harapkan, pembangkit listrik yang dikelola PT PP Energi ini, dapat membantu meningkatkan daya listrik yang dibutuhkan di Provinsi Lampung. Tidak hanya di Kabupaten Gunung Sugih saja,” kata Andi Gani.

Kunjungan kali ini juga diisi dengan CSR PTPP Energi untuk 6 panti asuhan serta pondok pesantren di daerah sekitar Lampung Tengah. Total sumbangan yang diserahkan senilai Rp100 juta. Setiap panti asuhan dan pondok pesantren mendapatkan sumbangan berupa komputer, printer, uang tunai dan sound system.
 
Seia menambahkan rombongan bergerak ke Palembang untuk meninjau pengoperasian dan pemeliharaan PLTG Talangduku berkapasitas 56,6 MW. Ini ialah PLTG pertama milik PTPP yang dikelola anak perusahaan, yaitu PT Muba Daya Pratama, di bawah pengawasan PTPP Energi.
 
PLTG Talangduku 56.6 MW mulai dikerjakan konstruksinya pada 2010 dan mulai beroperasi pada 2011. Dalam dua tahun ini, PLTG dikelola secara mandiri oleh 31 orang karyawan PT Muba Daya Pratama. Menggunakan teknologi aeroderivatif yang mampu memproduksi listrik sebesar 297,489,600 kWh per tahun. Melebihi target yang ditentukan.
 
Ke depan. PTPP akan terus mengembangkan bisnis dalam bidang pembangkit listrik yang tujuannya dapat membantu pembangunan Indonesia, terlebih di daerah tertinggal. [tar]
 

Inilah

Warta Terbaru

To Top