Ekonomi & Bisnis

BKSDA Jaga Hutan Konservasi Sumber Kehidupan Dunia

Sumedang Media, Bogor – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jawa Barat menegaskan kawasan hutan konservasi mutlak dilestarikan.

Hal ini untuk menjamim ketersedian sumber kehidupan seperti oksigen dan air bersih. "(Hutan konservasi) di Pulau Jawa untuk menanggung kebutuhan masyarakat baik pangan, papan, dan air. Populasi tumbuh makin besar, sementara alam punya kemampuan terbatas," kata Kepala BKSDA Jawa Barat, Sustyo Iriyono di Gunung Pancar, Bogor, Rabu (14/2/2018).

Sustyo mengungkapkan saat ini ada sekitar 50 kawasan hutan konservasi yang tersebar di Jawa Barat dengan total luas baru mencapai 83 ribu hektar. Dengan luas tersebut, berarti Jawa Barat baru memiliki kawasan hutan konservasi seluas 30% dari total luas wilayah. "Padahal minimal 47% (dari total luas wilayah Jawa Barat)," kata Sustyo.

Mengingat jumlah penduduk di pulau Jawa yang terus meningkat, KLHK bertekad mempertahankan kawasan hutan-hutan konservasi yang ada sekaligus memperluas lagi jumlahnya hingga memenuhi standar minimal sebesar 47%. "Kewenangan kami di Jawa Barat ada 83 ribu hektar. Itu harga mati harus dipertahankan," tegas Sustyo.

Lebih lanjut lagi, Sustyo mengatakan untuk mempertahankan kawasan hutan itu dibutuhkan keterlibatan semua stakeholder masyarakat. Masyarakat harus sadar akan pentingnya fungsi kawasan hutan konservasi demi kelangsungan hidup di masa yang akan datang.

"Konsep penegakan hukum jaman dulu yang represif sudah tidak mempan lagi. Sekarang yang penting bagaimana menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan konservasi. Ini harus dijaga betul-betul, kalau tidak, dalam 5-10 tahun kedepan kita akan kesulitan mencari air yang sehat," ucapnya. [ipe]
   

Inilah

Warta Terbaru

To Top