Ekonomi & Bisnis

Golongan Listrik Baru, KESDM Buka Polling

Sumedang Media, Jakarta – Ihwal rencana penyederhanaan golongan listrik, pemerintah mengaku akan melibatkan masyarakat dalam mengambil keputusan. Salah satu caranya dengan melakukan polling di media sosial, twitter.

Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) tengah menggodok rencana penyederhanaan golongan tarif listrik non subsidi di bawah 5.500 VA.

Golongan tarif listrik 900 VA non subsidi,1.300 VA, 2.200 VA, hingga 4.400 VA akan dihapus dengan janji tidak akan naik tarif dasarnya per kWh.

Dalam polling yang diikuti oleh 139 pemilih itu, Kementerian ESDM memberikan kuisioner begini: "Dengan #fakta besaran tarif per kWh tidak akan berubah, Setujukah Sobat Energi atas Penyederhanaan Golongan Tarif Listrik 900 VA mampu, 1300 VA, 2200 VA hingga 3300 VA?," cuit akun @KementerianESDM, Senin (13/11/2017).

Dari 139 responden, sebanyak 32% memilih setuju, 33% memilih tidak setuju dan 35% memilih untuk menunggu hasil kajian dulu.

Disamping itu, polling akun resmi Kementerian ESDM juga mendapat tanggapan para pengguna twitter, dimana kebanyakan dari mereka masih menunggu kepastian akan adanya rencana ini seperti yang diutarakan oleh beberapa warganet ini;

@RusdiGibran_ Tolong dikaji lagi, banyak rumah dan ruko yg masih menggunakan kabel 1.5mm tertanam di temboknya, apakah tidak akan berbahaya nantinya dilewati arus daya yg tinggi.

@liantotw Tentunya K ESDM jg hrs memikirkan aturan pemakaian minimum 40 jam perbln bagi gol 1.300watt hanya min 52 kwh perbln, apakah dgn dinaikkan jadi 4.400 watt, pemakaian min menjadi 176 kwh per bln, & bila pemakaian selama ini mrk dpt berhemat hanya 120 kwh apkah harus byr 176kwh.

@masihpundel Apakah pemerintah mau lebih transparan untuk menjelaskan tentang komponen perhitungan tarif listrik? [hid]

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top