Ekonomi & Bisnis

Inilah Rekor Baru Investasi DKI dalam Lima Tahun

Sumedang Media, Jakarta – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) DKI Jakarta, mencatat realisasi investasi Januari-September 2017, sebesar Rp74,8 triliun.

"Angka realisasi investasi itu didapat dari investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA)," kata Kepala DPM-PTSP DKI, Edy Junaedi di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Menurut Edy, pencapaian realisasi investasi sampai dengan triwulan III-2017 meningkat 76% dibandingkan periode sama di 2016 yang hanya sebesar Rp42,5 triliun.

"Dari Januari sampai September 2017, pencapaian realisasi investasi di Jakarta menembus angka Rp74,8 triliun. Pencapaian ini merupakan bukti bahwa iklim usaha di ibu kota sudah semakin membaik," ujar Edy.

ia menuturkan, nilai investasi itu merupakan yang tertinggi dalam lima tahun, sejak 2012. Pencapaian ini melebihi target Key Performance Indicators (KPI) tahun 2017 yang ditetapkan DPM-PTSP DKI Jakarta, sebesar Rp55 triliun.

Berdasarkan data dari DPM-PTSP DKI Jakarta, realisasi investasi PMDN tercatat sebesar Rp32,7 triliun dan PMA sebesar Rp42,1 triliun. Untuk investasi PMDN, terdapat lima sektor yang paling diminati, antara lain sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan nilai investasi sebesar Rp10,8 triliun dan sektor pertambangan sebesar Rp8,3 triliun.

Kemudian, sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp6,7 triliun, sektor konstruksi sebesar Rp5,1 triliun serta sektor perdagangan dengan nilai investasi sebesar Rp512 miliar.

Sementara itu, untuk investasi PMA juga terdapat lima sektor yang paling diminati, yaitu sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran dengan nilai investasi sebesar Rp14,9 triliun dan sektor perdagangan dan reparasi senilai Rp8,6 triliun.

Disamping itu, ada pula sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp5,2 triliun, sektor hotel dan restoran sebesar Rp1,3 triliun serta sektor jasa lainnya dengan nilai investasi sebesar Rp7,9 triliun.

"Iklim usaha yang semakin kondusif ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku usaha. Oleh karena itu, kami mengajak semua pelaku usaha untuk beramai-ramai menanamkan modalnya di Jakarta," ungkap Edy. [tar]

Sumber : InilahCom

Warta Terbaru

To Top