Ekonomi & Bisnis

Investor Ehime akan Kembangkan Budidaya Ikan Tuna di Sulsel

Investor Ehime akan Kembangkan Budidaya Ikan Tuna di Sulsel

Sumedang Media, JAKARTA — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, sebanyak perusahaan asal Ehime berencana guna menanamkan investasi pengembangan di Sulawesi Selatan. Perusahaan tersebut rencananya bakal mengembangkan budidaya ikan tuna, guna pasar ekspor dan pengembangan sumber daya insan di bidang aqua culture.

“Kita bercita-cita besok di Makassar, anda tanda tangan MoU ini tahapan mula pengembangan sumber daya manusia,” ujar Nurdin di Kantor Wakil Presiden, Senin (14/1).

Nurdin menjelaskan, sejumlah sumber daya insan yang bergerak di bidang aqua culture bakal dikirim ke Jepang guna menjalani pelatihan. Sambil mempersiapkan tenaga kerjanya, perusahaan Jepang bakal mulai membina infrastruktur penyokong untuk budidaya ikan tuna di Sulawesi Selatan. Adapun nantinya perusahaan Jepang tersebut akan bermitra dengan perusahaan Indonesia sehingga diinginkan terjadi transfer teknologi dan pengetahuan.

“Sambil mempersiapkan SDM-nya, infrastruktur pun mulai anda bangun dan mereka pun sudah siap partner di Indonesia guna bekerja sama, jadi anda harap terdapat kemitraan agar transfer teknologi transfer knowledge berjalan” ungkap Nurdin.

Berdasarkan hasil studi, hampir semua wilayah pesisir di Sulawesi Selatan paling feasible guna pengembangan budidaya ikan tuna. Nurdin menuliskan, Selayar merupakan wilayah yang lumayan bagus guna budidaya ikan tuna sebab belum tercemar.

Nurdin menjelaskan, di Jepang dalam satu keramba yang dipenuhi 1500 ekor tuna memerlukan waktu 4 tahun supaya ikan tuna tersebut mencapai berat 100 kilogram. Sementara, di Indonesia budidaya ikan tuna dalam 2 tahun telah dapat menjangkau berat 100 kilogram dengan nilai yang lumayan besar.

“Mereka telah coba lihat di Indonesia barangkali dalam 2 tahun dapat mencapai 100 kilogram dalam satu keramba dengan 1.500 ekor ikan tuna nilainya selama Rp 27 miliar,” ujar Nurdin.

Adapun investasi ini mempunyai sifat business to business (B to B). Dalam jangka panjang kemitraan antara Jepang dan Indonesia di bidang aqua culture akan merangkum pengolahan produk supaya bernilai tinggi. Nurdin menambahkan, ke depan kemitraan tersebut akan dinaikkan untuk mengubah ikan tuna menjadi makanan sushi yang dapat bertahan sekitar satu tahun.

“Jangka panjang (dikembangkan) dari hulu ke hilir, dan ini bukan ekspor ke Jepang saja, namun ke semua dunia,” ujar Nurdin.

Nurdin mengatakan, kerja sama antara Sulawesi Selatan dan Ehima telah berjalan sekitar 8 tahun. Sebelumnya, Ehime memberikan pertolongan mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran. Kemudian, kedua wilayah itu pun menjalin kerja sama dalam menegakkan sekolah mekanik yang didukung oleh Toyota.

Warta Terbaru

To Top