Ekonomi & Bisnis

APPI Sikapi Kebijakan DP Nol Persen dengan Hati-Hati

APPI Sikapi Kebijakan DP Nol Persen dengan Hati-Hati

Sumedang Media, JAKARTA — Ketua Asosiasi Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menanggapi kepandaian uang muka atau (DP) nol persen guna kredit kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan keterangan dari Suwandi, kepandaian yang baru berjalan sekitar sepekan ini tidak semua perusahaan pembiayaan dapat menjalankan kepandaian tersebut.

Ia mengatakan, ada sejumlah aturan ketat yang mesti dipatuhi oleh perusahaan pembiayaan. Salah satunya merupakan syarat rasio pembiayaan bermasalah atau (NPF) sebuah perusahaan pembiayaan mesti di bawah satu persen.

“Jadi, DP nol persen ini punya kriteria-syarat yang lumayan ketat. Artinya, bila perusahaan memang punya penanganan piutangnya baik, kualitas NPF-nya bagus, boleh serendah-rendahnya DP nol persen, bukan berarti DP nol, namun serendah-rendahnya,” ungkapnya ketika dihubungi , Sabtu (12/1).

Namun demikian, ia menambahkan, untuk perusahaan pembiayaan yang mempunyai NPF di bawah satu persen juga tidak bakal gegabah langsung menciptakan program untuk masyarakat umum untuk menyerahkan kemudahan untuk siapa saja yang hendak membeli kendaraan bermotor dengan DP nol persen. “Pasti akan disaksikan lagi kriteria apa sih yang dapat memenuhi DP nol persen. Masing-masing perusahaan pembiayaan tentu punya cita rasa yang berbeda-beda,” imbuhnya. 

Suwandi berpendapat, DP nol persen tersebut tidak serta-merta menjadi sesuatu yang dapat berlaku guna umum. Ia mempercayai perusahaan pembiayaan bakal menyikapi kepandaian ini dengan hati-hati. 

Warta Terbaru

To Top