Ekonomi & Bisnis

Petani Tasikmalaya Terima Bantuan 40 Ton Benih Sumber Padi

Petani Tasikmalaya Terima Bantuan 40 Ton Benih Sumber Padi

Sumedang Media, TASIKMALAYA — Dalam rangka pengamalan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) di Tasikmalaya, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Badan Litbang Pertanian menyerahkan pertolongan 40 ton embrio sumber padi Varietas Unggul Baru (VUB). Pemberian pertolongan yang juga ditonton oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman itu diserahkan kepada campuran kelompok tani (Gapoktan) dan petani penangkar. 

Kepala BB Padi Sukamandi Priatna Sasmita mengatakan, VUB yang di berikan terdiri atas Varietas Inpari 30 Ciherang Sub-1, Inpari 42 Agritan GSR (Green Super Rice) dan Situbagendit. “Ketiga VUB Padi tersebut memiliki kelebihan potensi hasil tinggi, pulen dan memiliki keawetan terhadap sejumlah penyakit utama padi,” kata Priatna ketika pemberian pertolongan di Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Jumat (11/1). 

Penyerahan embrio VUB ini dimaksudkan supaya petani segera mungkin mengganti pemakaian VUB lama yang potensi hasil dan ketahanannya sudah  tidak cukup baik dengan VUB teranyar yang potensi hasil dan ketahanannya lebih baik. Sehingga, urusan ini dapat menciptakan produksi padi di Tasikmalaya bertambah secara signifikan.

Priatna pun menyatakan varietas Inpari 32 HDB mempunyai potensi hasil sejumlah 8,4 ton per hektare. Sedangkan varietas Inpari 42 Agritan GSR (Green Super Rice) mempunyai potensi hasil sebesar 10,5 ton per hektare.

Varietas tersebut juga dianggap sebagai varietas ramah lingkungan sebab memerlukan bahan kimia yang relatif tidak banyak sebagai implikasi dari adaptasi yang baik. Di satu sisi, Priatna mengingatkan pula bahwa  embrio yang diserahkan itu di atas adalahkelas embrio pokok () guna ditangkarkan menjadi embrio sebar (). 

Oleh sebab itu, andai sebanyak 40 ton embrio itu ditangkarkan semuanya pada luasan 2 ribu hektare (pemakaian embrio 20 kilogram per hektare), dan dari masing-masing hektare sedikitnya bisa menghasilkan 4 ton embrio sebar, maka diinginkan dapat menghasilkan 8.000 ton embrio sebar. Ia menilai, jumlah  tersebut akan mencukupi  keperluan tanam padi seluas 400 ribu hektar atau melebihi kebutuhan embrio Kabupaten Tasikmalaya yang mempunyai luas baku lahan sawah 51.297 hektare dan luas tanam 144.239 hektare per tahun.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Roni A Sahroni mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih untuk Kementerian Pertanian atas pertolongan benih padi VUB guna petani di Tasikmalaya. “Kami berharap, seluruh petani di Tasikmalaya pada musim mendatang sudah menempatkan padi VUB, sehingga dapat mendongkrak produktivitas padi dan penghasilan petani di Tasikmalaya,” kata Roni.

Warta Terbaru

To Top