Ekonomi & Bisnis

Pengamat: Meski KPR Naik, Masyarakat tetap Mencari Rumah

Pengamat: Meski KPR Naik, Masyarakat tetap Mencari Rumah

Sumedang Media, JAKARTA — Pengamat properti Ali Tranghanda memprediksi suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akan mengalami kenaikan pada 2019. Meski demikian, hal itu disinyalir bukan jadi penghalang bagi masyarakat untuk menjadi debitur.

“Benar (ada kenaikan), tapi kalau dilihat dari trennya, malah segmen Rp 300 juta hingga Rp 500 juta memperlihatkan kenaikan meski tren bunga naik” ungkap ia pada Republika, Kamis (6/12).

BTN Terus Salurkan KPR ke Masyrakat Berpenghasilan Rendah BNI Janji tidak Naikkan Bunga KPR Bank Mandiri Tawarkan KPR Berbunga 6,5 Persen

Ali menambahkan perbankan pun masih relatif rendah dari segmen diatasnya. Hal ini, karena sebenarnya kebutuhan di segmen ini cukup besar.

Disamping itu, bank memiliki dan menerapkan produk KPR yang beragam. Sehingga masyarakat bisa menyesuaikan dengan daya beli dan kebutuhan mereka. Ali memperkirakan acuan bunga KPR akan naik ke 9 persen hingga 10 persen.

“Namun banyak bank yang menggunakan bunga 2-3 tahun sekitar 7-8 persen untuk menjaga daya beli masyarakat” ungkap dia.

Secara umum, bisnis properti diprediksi agak melambat pada 2019 tapi relatif masih aman. Segmen atas masih akan terganggu tahun politik, tapi untuk segmen Rp 300 juta sampai Rp 500 juta masih besar pasarnya dan relatif tidak terpengaruh iklim politik.

Warta Terbaru

To Top