Ekonomi & Bisnis

Kementan: Program Bekerja Pacu Semangat Peternak di Lampung

Sumedang Media, LAMPUNG SELATAN – Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) Kementerian Pertanian di Kabupaten Lampung Selatan terlihat keberhasilannya. Menurut Ketua Program Bekerja Kementan Nasrullah ke Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (14/09), semangat penerima bantuan ternak ayam dan itik dari program Bekerja untuk mengembangbiakkan apa yang diterimanya sangat tinggi.

Komesni, penerima bantuan Program Bekerja Kementan. Warga Dusun Rawas Selapan itu mengaku semangatnya bertambah dalam mengurus ternak ayamnya setelah menerima bantuan 50 ekor ayam. “Dulu saya memelihara ayam dengan jumlah sedikit, dengan bantuan ayam dari pemerintah saya jadi lebih semangat mengurus ayam untuk mengubah kehidupan saya,” kata Komesni.

 

Hal yang sama dikatakan Muhrozi. Buruh serabutan ini berencana mengembangkan ternak ayam yang diterimanya hingga bertelur. Sementara itu, Ratam buruh tani warga Dusun Bumi Asih rela merogoh koceknya untuk menambah biaya pembuatan kandang yang lebih besar untuk bantuan ternak ayam yang diterimanya, agar dapat menampung hingga ternak ayamnya besar.

 

Semangat beternak untuk membantu mencukupi kebutuhan biaya sekolah anak juga dirasakan oleh Sugianto, buruh serabutan yang belum tentu setiap hari mendapat pekerjaan. Lain halnya dengan semangat Tugiyem dalam mengembangkan bantuan ternak ayam yang diterimanya, karena didorong kondisi suaminya, buruh tani yang sudah tua dan sakit-sakitan. Bagi Tugiyem bantuan ternak ayam yang diterimanya, merupakan harapan baru keluarganya sebagai sumber penghasilan.

 

Nasrullah juga mengunjungi penerima bantuan lain,  Tekad Maulana di Dusun Way Gelam sebagai penerima bantuan ayam. Tekad menerima langsung bantuan ternak  dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada akhir Maret 2018. Bantuan ternak ayam yang diterima Tekad kini telah bertelur setiap hari.

Saat dikunjungi Tekad menunjukkan 30 butir telur yang sedang dierami dua ekor ayam, 15 butir telur yang sedang menunggu dierami, dan dua ekor anak ayam yang baru menetas. Tekad mengaku, selain ditetaskan, telur ayamnya juga digunakan untuk konsumsi sehari-hari keluarganya. “Dulu kalau anak-anak mau makan telur, kadang sulit karena tidak bisa beli, tapi sekarang sudah punya banyak,” tutur Suyati, istri Tekad dengan nada terharu.

 

Melihat tingginya semangat beberapa penerima bantuan yang dikunjungi, Nasrullah optimistis program pengentasan kemiskinan berbasis pertanian ini akan menjadi solusi permanen bagi RTM untuk keluar dari garis kemiskinan. Program ini meningkatkan pendapatan dan perbaikan gizi keluarga sesuai yang diharapkan oleh Menteri Pertanian.

“Ini bagian dari terobosan-terobosan program untuk percepatan pengurangan angka kemiskinan khususnya di pedesaan yang didominasi masyarakat atau rumah tangga yang bergerak di sektor pertanian,” jelasnya.

 

Target penerima bantuan program Bekerja di Provinsi Lampung tahun ini sebanyak 9.866 RTM, di mana dari jumlah target itu yang telah terverifikasi sebanyak 8.173 RTM. Paket bantuan ternak untuk RTM di Kabupaten Lampung Selatan yang diberikan terdiri dari paket ternak ayam dan itik masing-masing 50 ekor per RTM yang dilengkapi bantuan pembuatan kandang, pakan selama enam bulan, vitamin dan obat hewan, serta pengawasan oleh tenaga pendamping.

 

Lebih lanjut Nasrullah berharap masyarakat dan seluruh pihak dapat bersama-sama mensukseskan program Bekerja karena dapat meningkatkan pendapatan dan gizi keluarga.

Republika

Warta Terbaru

To Top