Ekonomi & Bisnis

Emas Kurang Gairah Diamuk Dolar AS

INILAHOM, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun lagi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB, 15/9/2018). Lantaran data ekonomi AS yang positif mendorong penguatan US$.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun US$7,1, atau setara 0,59%, menjadi ditutup US$1.201,1 per ounce. Sementara indeks dolar AS, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,41% menjadi 94,93 pada pukul 19.10 GMT.

Pergerakan emas acapkali berlawanan arah dengan US$, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka turun. Karena, emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sehari sebelumnya, emas berjangka juga turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor beralih membeli aset-aset berisiko bukannya mencari aset-aset "safe haven" emas. Namun, penurunan emas lebih lanjut tertahan oleh pelemahan US$.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember, turun 10,2 sen AS, atau 0,72% menjadi US$14,142 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun US$4,7 atau 0,59%, menjadi US$798,6 per ounce. [tar]

 

Inilah

Warta Terbaru

To Top