Ekonomi & Bisnis

Bandara Soetta II di Atas Laut, Biayanya Rp100 T

Bandara Soetta II di Atas Laut, Biayanya Rp100 T

Sumedang Media, Tangerang – Bandara Internasional Soekarno-Hatta II kemungkinan di atas laut di wilayah utara Soekarno-Hatta. Atau 10-15 kilometer dari lokasi bandara saat ini.

"Lokasinya di utara dari Soekarno-Hatta, sebagian dibangun di atas laut, sebagian tidak," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai memberikan sambutan dalam seminar bertajuk Airport of the Future: Smart Connected Airport in Disruptive Era di Tangerang, Banten, Sabtu (11/8/2018).

Budi mengatakan, lokasi bandara Soetta II ini, tidak boleh terlalu jauh dari bandara yang pertama. Karena, harus terkoneksi dengan angkutan massal yang dimungkinkan terhubung dengan kereta. Untuk kebutuhan investasi, Budi menyebutkan mencapai Rp100 triliun dengan jangka waktu proses pembangunan dua tahun.

ia menambahkan, kementerian perhubungan membuka peluang kerja sama, baik dengan swasta nasional, maupun swasta internasional terkait pendanaan.

Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menyebutkan, terdapat tiga lokasi yang sudah tercantum dalam prastudi kelaikan Bandara Soetta II. "Ada beberapa alternatif, jumlahnya ada tiga titik, rata-rata di sebelah utara tapi titiknya berbeda-beda," kata Awaluddin.

Menurut dia, pertimbangan lokasi itu antara lain karena faktor teknis, ruang udara, lingkungan dan akses mudah, serta harus terkoneksi dengan Bandara Soekarno-Hatta I.

Awaluddin membenarkan kemungkinan adanya reklamasi, karena salah satu rencangannya ialah dibangun di atas laut. "Kalau di atas laut harus reklamasi, di darat tidak atau kombinasi di laut dan di darat," kata Awaluddin. Kebutuhan luas lahan, kata dia, paling tidak 2.000 hektar dengan kebutuhan investasi sekitar Rp100 triliun. [tar]
 

Inilah

Warta Terbaru

To Top